Senin, 25 Mei 2015

Silahkan Kamu Tertawa



Baiklah, kamu bisa mengumbar semua kekuranganku kepada orang lain. Perihal dahulu aku yang kurang memanjakan kamu. Dan kurang dengan segala hal. Jika itu bisa membuatmu puas menyakitiku. Aku tidak akan melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan itu. Biar tuhan yang membalas semua rasa sakit ini. Terimakasih kamu telah membuka semua kekurangan yang ada pada diriku. Dan membuatku sadar bahwa aku tidaklah sesempurna wanita yang kamu inginkan  sejak dahulu. Aku tahu, aku hanya gadis kecil yang masih  mencari jati diri. Sedangkan kamu ? kamu memang lelaki dewasa dan banyak wanita yang menginginkanmu. Kamu begitu sempurna (menurutku). Kita bagaikan langit dan bumi, aku juga sadar aku hanya barang bekas yang mungkin suatu saat akan kamu pungut kembali jika kamu membutuhkanku. Tetapi, jika suatu saat kamu membutuhkanku kembali. Maaf aku tidak akan menerimamu. Mungkin kesalahanmu telah aku maafkan tapi tidak dengan perbuatan kamu , yang benar-benar tega menyakiti , gadis kecil yang tidak mengerti dengan jalan permainanmu ini. Tuhan telah mengatur semuanya begitu indah. Jika waktunya telah tiba , aku akan duduk dan tersenyum menyaksikan kamu yang menyesal dengan perbuatanmu yang dahulu menyakitiku. Dan perlahan aku akan melupakan segala rasa yang dahulu pernah kamu persembahkan untukku. Melupakan semua kenangan yang pernah kita lalui, seperti halnya saat kamu begitu cepat melupakanku. Aku memang tidak sepandai gadis yang kamu puja sekarang, aku tidak secantik gadis yang kamu perjuangkan mati-matian. Tapi ingatlah, aku adalah gadis yang pernah menyayangi kamu dengan tulus dan tanpa meminta imbalan apapun. Karena menurutku,  Melihatmu bahagia itu adalah kebahagiaanku juga.
Silahkan kamu tertawa sepuasnya , sebahagianya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar